https://www.ojs.yayasanalmaksum.ac.id/index.php/Sintaksis/issue/feedJurnal Sintaksis2026-07-17T07:13:55+00:00Zulham Siregarlppmalmaksum@gmail.comOpen Journal Systems<p>e-ISSN : 2715-6176 p-ISSN : 2715-5536<br>Jurnal Sintaksis adalah jurnal ilmiah yang dikelola oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STKIP Al Maksum Langkat. Jurnal Sintaksis terdiri dari empat rumpun ilmu yaitu Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Pendidikan IPA, Pendidikan IPS, dan Pendidikan Bahasa Inggris</p> <p> </p>https://www.ojs.yayasanalmaksum.ac.id/index.php/Sintaksis/article/view/795PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW TERHADAP HASIL BELAJAR PADA MATERI SISTEM EKSRESI KELAS VIII MTs AL IKHWAN SERAPUH ABC2026-04-30T10:54:17+00:00Nur Qaofifah Munteaharyati237@gmail.comHaryatiaharyati237@gmail.comUnita Sukma Zuliani Nasutionaharyati237@gmail.com<p><em>This study aims to investigate the effect of the Jigsaw Cooperative Learning Model on learning outcomes in grade VIII students on the excretory system. The research method was quantitative with a Quasi-Experimental approach, using a question pretest-posttest design with a random sampling technique. Data collection was carried out through a multiple-choice test with a total of 20 questions. This study involved grade VIII students at MTs Al Ikhwan Serapuh ABC. The data were processed using SPSS 25. The results of the normality test showed data originating from a normal distribution. This homogeneity test showed that the data were homogeneous. The Paired Sample T-Test showed a Sig. (2-tailed) value of 0.000, indicating a significance score <0.05, thus rejecting Ho and accepting Ha. Therefore, it can be concluded that the jigsaw cooperative learning model has a significant impact on eighth-grade students' learning outcomes in the excretory system at MTs Al Ikhwan Serapuh ABC. </em></p>2026-04-30T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Jurnal Sintaksishttps://www.ojs.yayasanalmaksum.ac.id/index.php/Sintaksis/article/view/798PERAN GURU DALAM MENANAMKAN SIKAP TANGGUNG JAWAB MELALUI PEMBELAJARAN PKN DI SD2026-05-02T05:55:33+00:00Riska Armiantiriska.armt25@gmail.comZagni Arafin Najurazagniafarinnajura289@gmail.comNabila Febri Yantinabilafebriyanti569@gmail.comNazatul Atiranazatulatira28@gmail.comSinta Aprilia Br Pasintata205@gmail.com<p>Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran guru dalam menanamkan sikap tanggung jawab melalui pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) di sekolah dasar. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada masih rendahnya sikap tanggung jawab siswa, seperti kurang disiplin dan tidak menyelesaikan tugas tepat waktu, sehingga diperlukan peran aktif guru dalam pembentukan karakter. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi literatur melalui analisis isi (<em>content analysis</em>) terhadap jurnal-jurnal ilmiah yang relevan. Data dikumpulkan melalui teknik dokumentasi dan dianalisis menggunakan model analisis interaktif yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru memiliki peran penting sebagai teladan, pembimbing, fasilitator, dan evaluator dalam menanamkan sikap tanggung jawab siswa melalui strategi keteladanan, pembiasaan, pemberian tugas, serta integrasi nilai-nilai karakter dalam pembelajaran PKn. Pembelajaran PKn terbukti efektif dalam membentuk sikap tanggung jawab karena memuat nilai hak dan kewajiban, norma, serta nilai Pancasila yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari siswa. Kesimpulannya, keberhasilan penanaman sikap tanggung jawab sangat dipengaruhi oleh peran guru, strategi pembelajaran, dan lingkungan sekolah. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi dalam pengembangan pembelajaran PKn berbasis karakter di sekolah dasar.</p>2026-04-30T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Jurnal Sintaksishttps://www.ojs.yayasanalmaksum.ac.id/index.php/Sintaksis/article/view/800PERAN GURU DALAM MENANAMKAN NILAI HAK ASASI MANUSIA PADA ANAK DI SEKOLAH DASAR2026-05-11T08:08:42+00:00Aisahajahaisah@gmail.comArya Praja Hadinataaryapraja542@gmail.comDicka Zulkarnainajahaisah@gmail.comNiken Dwi Artikaajahaisah@gmail.comWinda Wanajemiajahaisah@gmail.comKayla Meylani Putriajahaisah@gmail.com<p class="s12"><span class="s3">Penelitian</span> <span class="s3">ini</span> <span class="s3">bertujuan</span> <span class="s3">untuk</span> <span class="s3">menganalisis</span> <span class="s3">bagaimana</span><span class="s3">peran</span><span class="s3"> guru </span><span class="s3">dalam</span> <span class="s3">menanamkan</span> <span class="s3">nilai</span> <span class="s3">hak</span> <span class="s3">asasi</span><span class="s3">manusia</span><span class="s3"> (HAM) pada </span><span class="s3">siswa</span> <span class="s3">sekolah</span> <span class="s3">dasar</span> <span class="s3">melalui</span><span class="s3">pendekatan</span> <span class="s3">tinjauan</span> <span class="s3">literatur</span><span class="s3">. Metode yang </span><span class="s3">digunakan</span><span class="s3">adalah</span><span class="s3"> literature review </span><span class="s3">dengan</span> <span class="s3">mengkaji</span><span class="s3"> 15 </span><span class="s3">artikel</span><span class="s3">ilmiah</span> <span class="s3">relevan</span><span class="s3">. </span><span class="s3">Analisis</span> <span class="s3">dilakukan</span> <span class="s3">melalui</span> <span class="s3">tahapan</span><span class="s3">identifikasi</span><span class="s3">, </span><span class="s3">klasifikasi</span> <span class="s3">tematik</span><span class="s3">, </span><span class="s3">evaluasi</span> <span class="s3">kualitas</span><span class="s3">sumber</span><span class="s3">, dan </span><span class="s3">sintesis</span><span class="s3"> data. Hasil </span><span class="s3">kajian</span> <span class="s3">menunjukkan</span><span class="s3">bahwa</span><span class="s3"> guru </span><span class="s3">memiliki</span> <span class="s3">peran</span> <span class="s3">strategis</span> <span class="s3">sebagai</span> <span class="s3">teladan</span><span class="s3">, </span><span class="s3">fasilitator</span><span class="s3">, dan </span><span class="s3">pengelola</span> <span class="s3">lingkungan</span> <span class="s3">belajar</span> <span class="s3">dalam</span><span class="s3">menanamkan</span> <span class="s3">nilai-nilai</span><span class="s3"> HAM </span><span class="s3">seperti</span> <span class="s3">toleransi</span><span class="s3">, </span><span class="s3">keadilan</span><span class="s3">, dan </span><span class="s3">penghargaan</span> <span class="s3">terhadap</span> <span class="s3">keberagaman</span><span class="s3">. </span><span class="s3">Namun</span><span class="s3">, </span><span class="s3">efektivitas</span> <span class="s3">peran</span> <span class="s3">tersebut</span> <span class="s3">dipengaruhi</span><span class="s3"> oleh </span><span class="s3">kompetensi</span> <span class="s3">pedagogik</span><span class="s3"> guru, </span><span class="s3">integrasi</span> <span class="s3">kurikulum</span><span class="s3">, </span><span class="s3">serta</span><span class="s3">interaksi</span> <span class="s3">dengan</span> <span class="s3">lingkungan</span> <span class="s3">keluarga</span><span class="s3"> dan </span><span class="s3">sosial</span> <span class="s3">siswa</span><span class="s3">. </span><span class="s3">Temuan</span><span class="s3"> juga </span><span class="s3">menunjukkan</span> <span class="s3">bahwa</span> <span class="s3">penanaman</span> <span class="s3">nilai</span><span class="s3">HAM yang </span><span class="s3">efektif</span> <span class="s3">harus</span> <span class="s3">berbasis</span> <span class="s3">praktik</span> <span class="s3">nyata</span><span class="s3">, </span><span class="s3">pembiasaan</span><span class="s3">, dan </span><span class="s3">kolaborasi</span> <span class="s3">lintas</span> <span class="s3">lingkungan</span><span class="s3">. Oleh </span><span class="s3">karena</span> <span class="s3">itu</span><span class="s3">, </span><span class="s3">diperlukan</span> <span class="s3">pendekatan</span> <span class="s3">ekosistem</span><span class="s3">pendidikan</span><span class="s3"> yang </span><span class="s3">melibatkan</span> <span class="s3">sekolah</span><span class="s3">, </span><span class="s3">keluarga</span><span class="s3">, dan </span><span class="s3">masyarakat</span><span class="s3">.</span></p> <p class="s12"><span class="s8">Kata </span><span class="s8">kunci</span><span class="s8">:</span> <span class="s13">G</span><span class="s13">uru, </span><span class="s13">HAM</span><span class="s13">, </span><span class="s13">dan Anak</span></p>2026-04-30T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Jurnal Sintaksishttps://www.ojs.yayasanalmaksum.ac.id/index.php/Sintaksis/article/view/802PENANAMAN NILAI TOLERANSI MELALUI MATA PELAJARAN PANCASILA DI SEKOLAH DASAR2026-05-11T08:44:45+00:00Riska Armiantiriska.armt25@gmail.comSellu Bina Br Sembiringbinaasembiring@gmail.comIsma Apriyantiismaafriyanti5@gmail.comFatimahf7378428@gmail.comRahma Saiyrahrahmasyahiraa33@gmail.comRahma Lia Safitrirahmaliasafitri765@gmail.com<p>Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya penanaman nilai toleransi pada peserta didik sekolah dasar di tengah keberagaman suku, agama, budaya, dan bahasa dalam kehidupan masyarakat Indonesia. Permasalahan penelitian ini adalah bagaimana penanaman nilai toleransi melalui mata pelajaran Pendidikan Pancasila di sekolah dasar. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran Pendidikan Pancasila dalam menanamkan nilai toleransi serta faktor-faktor yang mendukung pembentukan karakter toleransi peserta didik. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur (<em>library research</em>) yang bersifat deskriptif kualitatif. Data penelitian diperoleh dari berbagai artikel jurnal ilmiah nasional yang relevan dengan topik penelitian, kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis isi (<em>content analysis</em>) melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penanaman nilai toleransi melalui mata pelajaran Pendidikan Pancasila dapat dilakukan melalui pembelajaran kolaboratif, diskusi kelompok, pembiasaan perilaku positif, serta penerapan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Peran guru, lingkungan sekolah, Kurikulum Merdeka, dan pemanfaatan teknologi digital menjadi faktor pendukung dalam penguatan karakter toleransi peserta didik. Oleh karena itu, diperlukan kerja sama antara guru, sekolah, keluarga, dan masyarakat agar penanaman nilai toleransi dapat berjalan secara optimal dan berkelanjutan.</p>2026-04-30T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Jurnal Sintaksishttps://www.ojs.yayasanalmaksum.ac.id/index.php/Sintaksis/article/view/803 PENGARUH METODE CASE STUDY TERHADAP MENULIS SURAT MAHASISWA SEMESTER 1 PRODI PARIWISATA UNIVERSITAS IMELDA MEDAN TAHUN AJARAN 2025/20262026-05-13T03:11:25+00:00Mutia Devimutiasaridevi88@gmail.comSiti Aisyahaisyahmk118@gmail.comTri Widya Sandikamutiasaridevi88@gmail.com<p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh metode case study terhadap kemampuan menulis surat mahasiswa Semester 1 Program Studi Pariwisata Universitas Imelda Medan Tahun Ajaran 2025/2026. Penelitian ini dilaksanakan berdasarkan rendahnya kemampuan mahasiswa dalam menulis surat, khususnya dalam mengorganisasi gagasan, menggunakan bahasa yang efektif, serta mengembangkan kemampuan berpikir kritis dan analitis. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen melalui desain One-Group Pretest-Posttest Design. Sampel penelitian berjumlah 8 mahasiswa yang ditentukan menggunakan teknik sampling jenuh. Instrumen penelitian berupa tes objektif pilihan ganda sebanyak 20 butir soal yang telah divalidasi oleh dosen ahli Bahasa Indonesia. Analisis data dilakukan dengan menghitung rata-rata nilai pretest dan posttest serta menggunakan uji-t untuk menguji hipotesis penelitian.Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata nilai pretest mahasiswa sebesar 64,37 dengan kategori cukup, sedangkan rata-rata nilai posttest meningkat menjadi 86 dengan kategori sangat baik. Berdasarkan hasil uji-t, diperoleh nilai t-hitung sebesar 5,69 yang lebih besar dibandingkan t-tabel sebesar 2,365 pada taraf signifikansi 0,05 dengan derajat kebebasan 7. Dengan demikian, hipotesis alternatif (H₁) diterima dan hipotesis nol (H₀) ditolak. Hasil tersebut membuktikan bahwa metode case study memberikan pengaruh yang signifikan terhadap kemampuan menulis surat mahasiswa. Oleh sebab itu, metode case study dapat digunakan sebagai salah satu alternatif pembelajaran yang efektif untuk meningkatkan keterampilan menulis mahasiswa di perguruan tinggi.</p>2026-04-30T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Jurnal Sintaksishttps://www.ojs.yayasanalmaksum.ac.id/index.php/Sintaksis/article/view/848PENGEMBANGAN BUKU CERITA BERGAMBAR UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERBICARA PESERTA DIDIK KELAS II SEKOLAH DASAR2026-07-16T09:10:46+00:00Risky Erilliariskyerillia@stkipalmaksum.ac.idAisahajahaisah@gmail.comElfi Lailan Syamita Lubiselfilailansyamitalubis@gmail.comNurul Hasanahnurulhasanah1311@gmail.comLisa Amelial1eseyyaw@gmail.com<p style="font-weight: 400;"><em>This research aims to produce a product in the form of a picture story book to improve the speaking skills of class II students. The development model used by ADDIE consists of five stages, namely analysis, design, development, implementation and evaluation. The research was carried out at SD Negeri 050656 Stabat. The research subjects were 20 class II students consisting of 9 female students and 11 male students. The research object is a picture story book. Data collection was carried out through observation, interviews and questionnaires. Data analysis techniques were used to determine the feasibility and effectiveness of picture story books. Based on the research results, it is known that the assessment from material experts showed a percentage of 89.60% in the very appropriate category, validation results from media experts obtained a percentage of 92.75% in the very appropriate category, the results of students' speaking skills during the pretest were 2.23 and increased by 11.62 in the posttest. Based on these results, it was concluded that picture story books could improve the speaking skills of class II students.</em></p>2026-04-30T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Jurnal Sintaksishttps://www.ojs.yayasanalmaksum.ac.id/index.php/Sintaksis/article/view/852FAKTOR-FAKTOR PSIKOLOGIS YANG MEMPENGARUHI PEMBELAJARAN BAHASA INGGRIS DI SEKOLAH DASAR2026-07-16T07:34:29+00:00Sakura Alwinasakuraalwina07@gmail.comSara Frimauliasarafrimauliaa@gmail.com<p><em><span lang="IN">This study aims to determine the psychological factors that influence English learning in elementary schools. This study employs a qualitative approach using a literature review method. The data used in this study are secondary, derived from various published scientific articles. These sources include national and international journal articles and dissertations. The literature search was conducted through various scientific databases, such as Google Scholar, SINTA, Scopus, and Garuda. The data were analyzed using content analysis techniques. Furthermore, the data were grouped based on specific themes, such as learning motivation, anxiety in using English, self-confidence, self-efficacy, and learning interest. Based on the results of the literature review in this study, it is known that the success of English learning is influenced not only by students' academic abilities but also by their psychological condition and a supportive learning environment. The role of teachers in creating a positive learning atmosphere, providing motivation, and building students' self</span> <span lang="IN">confidence are crucial factors in improving the quality of learning.</span></em></p>2026-04-30T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Jurnal Sintaksishttps://www.ojs.yayasanalmaksum.ac.id/index.php/Sintaksis/article/view/853PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN ALAT PERAGA SISTEM SENSOR BERBASIS IOT MENGGUNAKAN RFID2026-07-16T07:46:10+00:00Agus Noviar Putraagusnoviarp.an@gmail.comDeni Hartantoagusnoviarp.an@gmail.comNurhamimah Rambeagusnoviarp.an@gmail.com<p>Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran berupa alat peraga sistem absensi berbasis Internet of Things (IoT) pada mata kuliah Elektronika Dasar di Program Studi Pendidikan Teknik Informatika STKIP Al Maksum. Media yang dikembangkan memanfaatkan teknologi RFID, ESP32, LCD, dan aplikasi IoT yang terintegrasi dengan basis data untuk mendukung pembelajaran yang lebih interaktif dan kontekstual. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model pengembangan 4D yang meliputi tahap define, design, develop, dan disseminate. Data penelitian diperoleh melalui validasi ahli materi, ahli media, ahli pembelajaran, serta angket respon dosen dan mahasiswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media pembelajaran memperoleh tingkat validitas yang sangat tinggi, yaitu 94,5% dari ahli materi, 95% dari ahli media, dan 93% dari ahli pembelajaran. Uji kepraktisan menunjukkan respon positif dari dosen sebesar 97% dan mahasiswa sebesar 97,11%. Hasil tersebut menunjukkan bahwa alat peraga berbasis IoT yang dikembangkan sangat valid, praktis, dan layak digunakan untuk meningkatkan pemahaman mahasiswa terhadap konsep-konsep elektronika dasar serta mendukung pembelajaran yang lebih efektif dan inovatif</p>2026-04-30T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Jurnal Sintaksishttps://www.ojs.yayasanalmaksum.ac.id/index.php/Sintaksis/article/view/854ANALISIS KEMAMPUAN MAHASISWA PGSD DALAM PENGGUNAAN BAHASA BAKU DAN BAHASA TIDAK BAKU DI SEKOLAH TINGGI KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN AL MAKSUM2026-07-17T07:13:55+00:00Elfi Lailan Syamita Lubiselfilailan@gmail.comGaluh Indriya Sarielfilailan@gmail.comNur Suci Sufajar Riantielfilailan@gmail.com<p>Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pemahaman mahasiswa terhadap pernggunaan bahasa baku dan bahasa tidak baku yang akan berdampak pada hasil presentasi, diskusi, dan penulisan tugas kuliah atau karya ilmiah. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskripstif untuk mendeskripsikan dan mengkaji kemampuan mahasiswa dalam menggunakan bahasa baku dan bahasa tidak baku. Subjek dalam penelitian ini adalah mahasiswa prodi PGSD yang berjumlah 52 Mahasiswa. Pengumpulan data dengan kegiatan menulis karangan yang di sesuaikan dengan tema <em>bullying</em>. Penghitungan data yaitu dengan rubrik penilaian analitis dengan rentang 85-100 termasuk kategori sangat baik; 70-84 kategori baik; 55-69 kategori cukup dan <55 termasuk kategori kurang. Hasil penelitian terhadap mahasiswa prodi PGSD menunjukkan bahwa 7,69% yaitu hanya 4 mahasiswa dari total responden yang mencapai kategori sangat baik dan menguasai penggunaan bahasa baku dalam tulisan, 25% atau 13 mahasiswa berada pada kategori baik dimana mahasiswa menguasai penggunaan bahasa baku dalam tulisan meski masih ada sedikit kekeliruan. Selanjutnya 34,62% atau 18 mahasiswa berada pada kategori cukup mengguasai bahasa baku namun masih sering menggunakan bahasa tidak baku di dalam tulisan. Kemudian 32,69% atau 17 mahasiswa berada pada kategori kurang atau belum memahami penggunaan bahasa baku dengan baik dan benar dalam tulisan.</p>2026-04-30T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Jurnal Sintaksis